Kamis, 27 Juni 2019

SEPUTAR MUNAJAT_BAZ GASHT

Ini adalah munajat/doa yang sudah sangat populer di kalangan ikhwan TQN, khususnya TQN Suryalaya. Munajat ini namanya _Baz Gasht_ . Munajat ini bahkan menjadi bagian dalam amaliah Dzikir Jahar.

Tahukah Ihwan sekalian, dari mana asal-usul Baz Gasht?

Munajat ini diriwayatkan oleh *Maulana Syekh Abdul Kholiq al-Ghudjuwani.* Beliau adalah seorang sufi besar, wali qutub pada zamannya. Beliau lahir pada tahun 1039M (435H) di Kota Ghujdawan, di dekat Bukhara (sekarang masuk wilayah Uzbekistan, Asia Tengah). Silsilah nasabnya dari ayah sampai kepada Imam Malik, pendiri mazhab fiqih Maliki.

Beliau adalah seorang mursyid dalam mata rantai mursyid Tarekat Naqsyabandiyah maupun Qadiriyah Naqsyabandiyah. Beliau adalah khalifah dari Syekh Yusuf al-Hamadani. Dalam silsilah TQN Suryalaya, beliau adalah mursyid ke-12 dari jalur Silsilah Naqsyabandiyah (lihat di Buku _Mengenal Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah,_ hal.12 & 69:).

Munajat _ilahi anta maqshudi_ ini diperoleh beliau langsung dari Rasulullah SAW melalui sebuah keadaan spiritual terbukanya hijab ( _kasyaf_ ). Istilah "Baz Gasht" adalah dari bahasa Urdu yang artinya “kembali.” Dalam Tarekat Naqsyabandiyah, Baz Gasht ini adalah prinsip ke-2 dari 11 prinsip dasar ajarannya. Baz Gasht bermakna, kembali kepada Allah dengan sikap pasrah dan tunduk sepenuh diri kepada Allah serta kerendahan hati yang tulus di hadapan-Nya. Menurut Syekh Hisyam Kabbani, mursyid Tarekat Naqsyabandi Haqqani di Amerika Serikat, dalam bukunya _the Golden Chain_ , para murid Naqsyabandi perlu memperbanyak munajat ini hingga ia memperoleh aliran energi spiritual ke dalam qolbunya. Dengan munajat ini, murid Naqsyabandi membongkar sirr /rahasia al-Ahad di dalam qalbunya serta membuka gerba qalbunya untuk menerima limpahan cahaya ilahiah.

Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah adalah bagian dari keluarga besar Tarekat Naqsyabandiyah. Semoga kita sekalian ikhwan TQN Suryalaya mendapat berkah dari doa Baz Gasht yang kita amalkan setiap saat ini. Amin.
_wallahu a’lam_


_al-faqir_ , Cecep El Bilad
Referensi: _diramu dari bebrapa sumber._

Tidak ada komentar:

Posting Komentar