Adalah sebuah keberuntungan jika seorang murid menerima “khirqah” (hadiah) dari guru mursyidnya. Umumnya hadiah yg diberikan tsb berupa benda milik sang guru. Tapi adakalanya juga berupa sebuah doa/amalan yg diberikan kpd muridnya walau sang murid tidak memintanya.
Demikian yg dialami oleh Drs KH Anhari Basuki SU pd thn 1992. Sebelum Kiai Anhari diangkat menjadi Wakil Talqin TQN Suryalaya. Tapi setelah 3 bulan beliau menjabat sebagai Dekan Fakultas Sastra Universitas Diponegoro.
Ketika sedang mushafahah kpd Pangersa Abah Anom qs di Madrasah Ponpes Suryalaya. Tiba-tiba saja Pangersa Abah memberikan sebuah amalan doa kpd Kiai Anhari;
“Allaahumma zidnii wa laa tanqushnii warzuqnii ni'matad dunya wani'matal aakhirah birahmatika yaa arhamar raahimiin.”
(Ya Allah tambahkanlah untukku dan jangan kurangi dariku, serta berilah aku rezeki berupa kenikmatan dunia dan kenikmatan akhirat, dengan rahmat-Mu wahai yang maha penyayang di antara segala penyayang)
Kiai Anhari sangat bersyukur menerima amalan doa tsb. Sebab Kiai Anhari merasa Pangersa Abah mengetahui dirinya yg sangat ingin menunaikan ibadah Haji. Artinya saat itu Kiai Anhari memang sedang membutuhkan biaya yg cukup besar. Maka dgn wasilah doa khirqah dari Pangersa Abah tsb Kiai Anhari kemudian bisa menunaikan ibadah haji. Dalam jangka waktu hanya setahun kemudian yaitu pd thn 1993.
Bahkan ada sebuah kejadian ketika Kiai Anhari seperti “dikerjain” oleh pihak tertentu ketika sedang belanja di Peterongan, Semarang. Kiai Anhari sampai mengeluarkan biaya Rp 7.990.000,- via ATM utk membayar barang-barang promo yg sebenarnya tdk ia butuhkan. Setelah itu Kiai Anhari merasa seperti sdh kena tipu. Tapi ia serahkan hal ini sepenuhnya kpd Allah swt.
Kemudian satu pekan setelah itu Kiai Anhari didatangi oleh seorang dokter spesialis. Ternyata dulu Kiai Anhari pernah menjadi dosen wali dokter tsb. Ketika berpamitan sang dokter memberikan amplop tanda terima kasih krn dulu Kiai Anhari menjadi dosen walinya. Lalu saat amplop tsb dibuka isinya senilai Rp 8.000.000,-
Kiai Anhari bersyukur & merasa uang dari amplop itu adalah pengganti uangnya yg terkuras sepekan sebelumnya. Sebagai tanda barakah & karamah Pangersa Abah melalui amalan doa tsb. Alhamdulillaah wa laa haula wa laa quwwata illa billaah. Wallahu a’lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar